Minat Konsumen

Apa itu Minat Konsumen?

Bunga konsumen adalah bunga yang dibebankan pada rekening kredit konsumen seperti pinjaman pribadi, pinjaman mobil dan hutang kartu kredit.Tidak seperti bunga hipotek dan beberapa bunga yang dibebankan pada pinjaman mahasiswa, bunga konsumen dari pinjaman pribadi, kartu kredit, dan hutang lainnya adalah beban pajak yang tidak dapat dikurangkan.

Takeaways Kunci

  • Bunga konsumen adalah bunga yang dibebankan pada pinjaman yang berfokus pada konsumen, seperti pinjaman pribadi, pinjaman mobil, dan hutang kartu kredit.
  • Ini juga merupakan bunga yang dibebankan pada jenis bunga tertentu atas pengembalian pajak penghasilan.
  • Pembayaran utang konsumen dengan jalur kredit ekuitas rumah (HELOC) tidak lagi dikurangkan dari pajak.

Memahami Minat Konsumen

Dewan Gubernur Federal Reserve melacak utang konsumen sebagai utang bergulir.Hutang konsumen terdiri dari hutang yang ditaburkan sebagai akibat dari pembelian barang-barang yang dapat dikonsumsi dan tidak dihargai. Contoh hutang konsumen yang paling umum termasuk hutang kartu kredit, pinjaman gaji, dan jenis pembiayaan konsumen lainnya. Telah terjadi pertumbuhan hutang bergulir yang stabil sejak diperkenalkannya kartu kredit.Pada Juli 2022, Federal Reserve menemukan utang konsumen lebih dari $ 4,6 triliun, rekor tertinggi.Selama masa suku bunga yang lebih tinggi, utang konsumen yang berlebihan dapat membatasi pengeluaran konsumen lebih lanjut.

Undang-Undang Reformasi Pajak tahun 1986 memperluas definisi kepentingan konsumen dengan mencabut pengurangan jenis bunga tertentu atas pengembalian pajak penghasilan.Undang-undang tersebut, yang tidak berlaku penuh hingga tahun 1991, menghapuskan pemotongan bunga atas hutang kartu kredit dan kredit kendaraan bermotor.Ini meninggalkan utuh pengurangan bunga yang terkait dengan kepemilikan rumah, pendidikan tinggi, dan investasi bisnis.

HELOCs sebagai Tempat Perlindungan Pajak Kepentingan Konsumen

Di masa lalu, banyak konsumen menggunakan pinjaman ekuitas rumah sebagai sarana untuk mengubah minat konsumen dari kartu kredit atau jenis pengeluaran lainnya menjadi bunga hipotek yang dapat dikurangkan.Dengan melunasi utang konsumen dengan jalur kredit ekuitas rumah (HELOC), pemilik rumah ini dapat mengurangi sebagian dari utang kartu kredit mereka.Namun, Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pekerjaan 2017 menghapus praktik ini hingga tahun 2026.Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa bunga HELOC hanya dapat dikurangkan jika berkaitan langsung dengan pembelian atau konstruksi rumah.

Biaya Bunga Konsumen Sepanjang Zaman

Minat konsumen sudah ada sejak abad ke-18 SM. di Babilonia, ketika Hammurabi's Code menetapkan batas 20% untuk bunga pinjaman pribadi.Bukti kredit konsumen berlanjut sepanjang sejarah kuno sampai Abad Kegelapan, ketika runtuhnya Kekaisaran Romawi menyebabkan stagnasi ekonomi, dan Gereja Katolik melarang riba, pembebanan bunga.Modal dan kredit memainkan peran penting dalam membiayai zaman eksplorasi, dan Raja Henry VIII dari Inggris menetapkan tingkat bunga nasional pertama sebesar 10% pada tahun 1545.

Kredit konsumen berkembang pesat di Amerika Serikat pada awal dan pertengahan abad ke-20.Pertumbuhan pinjaman mendapat inspirasi dari pinjaman otomotif awal yang ditawarkan oleh General Motors Acceptance Corporation.Keberhasilan kredit yang disponsori pabrikan tersebut membuat perusahaan lain memberikan kredit kepada pembeli peralatan rumah tangga, furnitur, dan elektronik.Pada awal 1920, perusahaan mengeluarkan rekening kredit toko pertama dengan pelat biaya, yang dapat digunakan konsumen untuk membeli produk mereka.Pada tahun 1950, Diners' Club merilis kartu kredit universal pertama, diikuti oleh American Express pada tahun 1958.Agen pelaporan kredit muncul saat ini untuk memberi pemberi pinjaman dengan sejarah kredit konsumen konsumen untuk memungkinkan mereka mengelola risiko dan membuat keputusan kredit yang lebih tepat.